Lelah.
Hari ini saya baru saja datang dari kerjaan yang baru seminggu saya geluti. Lelah pastinya, seperti kata pertama saya. Setelah seharian mengikuti kuliah di kampus, siang membantu orang tua dirumah ditambah lagi belajar untuk ujian minggu depan, dan malam harus bekerja lagi, sementara pulang kerja pun saya hanya sempat bersenang-senang sebentar sebelum memulai bergerilya melawan nyamuk-nyamuk yang suka mengganggu saya belajar untuk ujian (ohh,,kalian sungguh tidak pengertian,muk!)
Tidak terbayang kehidupan saya setelah ini, hari esok, dan seterusnya.
——-
Baru seminggu, dan sudah banyak hal yang sudah saya lewatkan. Kesempatan untuk berkumpul dengan teman-teman, pergi kesana-kemari bareng, dan ingat sekali saya setiap pulang darimanapun kami selalu lewat satu jalan yang kami beri julukan “jalan surga”. Jalan yang penuh dengan wanita jadi-jadian yang menjajakan diri nya dengan berkata “sekali sedot 5ribu bang…” atau “kena gigi uang kembali”. *tepok jidat*
Mungkin kesempatan itu akan jarang sekali saya dapatkan. Melihat kesibukan saya sekarang (yang terkadang suka sok sibuk), ditambah lagi tugas-tugas kuliah, belum lagi pre klinik untuk semester depan, dijamin saya akan tambah sering lagi “ngeblog” untuk mencurahkan isi hati saya. (Lho??)
Ahh, saya jadi ingat hari terakhir kami berkumpul saat salah satu teman saya sedang ulang tahun, dan kami malam-malam kerumahnya membawa kue sebagai kejutan. What a moment. Bukan-bukan, bukan momen membawa kuenya yang indah, tapi momen saat cairan mentega+terasi yanng ada dalam kantung plastik + lemparan tepung + telur itu kami lempar ramai2 ke badan teman yang ulang tahun itu.
Puas, menyenangkan, dan benar-benar momen yang tak terlupakan. Terutama bau cairan mentega +terasi yang tercium seperti pup. haha.
——–
Banyak hal sebenernya yang saya rindukan,
Berpetualang lagi dengan teman-teman BOLANG saya ke tempat-tempat nun jauh “entah dimana” (karena sering kali kami nyasar tak tentu arah saat dalam perjalanan) namun selalu menemukan tempat yang indah untuk dijadikan tempat foto-foto. (seharusnya diberi nama NARSIS TEAM aja ya? haha)
Berkumpul bercanda dan tertawa di kost teman saya, dan mendengarkan curhatan salah satu teman saya disana, tak lupa memberi nya wejangan kata berlian ( mutiara udah basi ahh.. :p)
Dan tentu saja, Dia.. Orang yang selalu memenuhi dan menghangatkan relung hati saya. Saya merindukannya. Walaupun saya harus merelakan kesempatan untuk mencuri hatinya, karena kesibukan sendiri.
“Biarlah dia berbahagia dengan orang lain yang lebih baik dari aku, yang bisa membuatnya tersenyum bahkan tertawa, menghiburnya di kala sedih dan membimbingnya di kegelapan, Hal-hal yang mungkin tak akan pernah bisa aku lakukan terhadapnya” kata saya kepada salah satu sahabat saya.
———
Namun bukan berarti saya melewatkan semua itu untuk sesuatu yang sia-sia. Tidak sama sekali. Bahkan ditempat kerja yang sekarang, saya banyak belajar hal-hal baru, hal-hal yang nantinya akan membantu saya dalam kuliah saya.
(ohh,fyi saya kuliah di fak. kedokteran gigi)
Dan setelah bekerja sebagai asistan seorang dokter gigi, sering saya berpikir, betapa kerennya pekerjaan ini (pikiran yang tak pernah ada dalam kepala saya selama 20 tahun ini). Pasien datang dalam keadaan sakit pada giginya, dan keluar dengan senyum yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
Bahkan baru saja tadi saya membantu proses bedah minor odontectomy untuk pencabutan gigi geraham 3 yang letaknya paling akhir/belakang dari rahang dan dengan posisi miring. Luar biasa sekali rasanya menyaksikannya langsung.
“Entah kenapa orang-orang menggunakan drugs(narkoba) untuk mencari sekedar kesenangan sesaat, kalau ada hal lain yang jauh lebih bermanfaat dan lebih addictive untuk merasakan sebuah euforia”
Saya tidak menyesal telah mengambil jalan ini. *Bahkan ketika harus memilih untuk melihatmu nantinya berjalan dengan orang lain*
Sungguh, saya tidak menyesal.
Terima kasih Tuhan.
——–
Sebagai akhiran, teringat lagi sebuah quote dari film spiderman 2 yang paling saya suka. Dan setelah sekian lama saya menemukannya juga di sini. Yah, sampai jumpa di tulisan berikutnya. Sekarang, ada hidup yang harus saya perjuangkan!! ^^
Everybody loves a hero. People line up for them, cheer them, scream their names. And years later they’ll tell how they stood for hours in the rain just to catch a glimpse of the one who told them to hold on a second longer. I believe there is a hero in all of us. That keeps us honest, gives us strength, makes us noble, and finally allows us to die with pride, even though sometimes we have to be steady and give up the thing we want the most…even our dreams