Kereta….dan Cinta…
Kita hanya perlu duduk diam didalamnya, pada akhirnya kita pun akan sampai di tujuan berikutnya. Dan semua yang terjadi, semua perasaan yang kita alami terlihat seperti kilasan-kilasan di jendela kereta api yang berjalan itu…
———-
Ya, begitulah saya memaknai hidup. Seperti berada dalam kereta yang berjalan. Semua hanya sementara, tak ada yang benar-benar abadi. Bahkan nantipun kita akan mati kan??
Berangkat dari satu stasiun ke stasiun lain..atau mungkin, dari satu tujuan ke tujuan lain.. Dan didalam perjalanannya yang kita lihat hanyalah kilasan-kilasan memori, untuk ditertawai, ditangisi atau bahkan di tinggalkan?
———
Duduk di sebelah jendela, seorang diri ke sebuah tujuan yang sudah kita tentukan sebelumnya dan membiarkan hidup membawa kita kesana. Melihat semua yang terjadi sepanjang perjalanan, dan yang kita ingat hanyalah kilasan-kilasan kenangan.
ahh, terkadang saya berharap akan ada yang menemani perjalanan ini..
“Mungkin nanti”, pikir saya.
Jika sudah waktunya saya dan dia bertemu di dalam kereta kehidupan yang sama, saling melirik dengan pipi yang sama merona, saya yakin tak akan ada indahnya kata yang akan bisa mengungkapkannya.
Berbincang mengenai segala hal. Tentang hidup. Tentang keluarga. Tentang sahabat. Tentang setiap hal yang kita lihat dan lalui, dan Tentang Cinta.. Pada akhirnya.
——-
ohh, tenang saja.. saya tidak akan mencintainya karena saya merasa kesepian dalam perjalanan ini.. Tapi karena saya benar-benar sudah siap..
.. Bukan merasa siap ataupun berpikir saya siap. Benar-benar siap!
*Tiba-tiba teringat quote dari seorang teman :
“Don’t love someone because u are lonely, but only because u are ready”
——
(*Ahh, lagi-lagi postingan saya berakhir dengan cinta… hihi.. Maklumlah.. Ini kan februari, waktunya cinta untuk bersemi..
HAPPY VALENTINE DAY untuk setiap pasangan yang berbahagia!!
![]()
Semoga cinta kalian abadi.. Dan tetap bersama sampai mencapai stasiun terakhir…
![]()





