<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>KITA TENTANG SEMUA dot COM</title>
	<atom:link href="http://www.kitatentangsemua.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kitatentangsemua.com</link>
	<description>Every single thing have a lot of side of view</description>
	<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 00:58:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Answer</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/answer</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/answer#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 00:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[belajar nulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[Kadang ada hal yang kita cari-cari, tapi tidak pernah bisa kita dapatkan. Dan bila kita sudah tidak mencari lagi, sesuatu itu datang dengan sendirinya.
&#8212;&#8212;&#8212;-
Meskipun kadang yang datang tidak sesuai dengan harapan kita dulu, tapi yang kita dapatkan, percayakah anda, jauh lebih baik dan cocok untuk kita, bermanfaat dan memberikan kepuasan batin yang tidak terkira. Membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang ada hal yang kita cari-cari, tapi tidak pernah bisa kita dapatkan. Dan bila kita sudah tidak mencari lagi, sesuatu itu datang dengan sendirinya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Meskipun kadang yang datang tidak sesuai dengan harapan kita dulu, tapi yang kita dapatkan, percayakah anda, jauh lebih baik dan cocok untuk kita, bermanfaat dan memberikan kepuasan batin yang tidak terkira. Membuat kita sadar bahwa Tuhan sebenarnya tidak menolak atau mengabaikan apa yang kita inginkan atau butuhkan. Melainkan memberikan sesuatu yang jauh lebih baik, di waktu yang baik dan kita baru tersadar saat itu, kalau itu memang sudah rencana NYA.</p>
<p>Dia hanya ingin kita percaya akan pilihan NYA. Karena, hey, Dia yang bisa melihat jauh kedepan kan? Dan kita hanya bisa meminta sesuatu yang baik untuk kita di masa kini, tanpa tahu kalau sesuatu itu mungkin akan menyakiti kita pada akhirnya. Pandangan kita yang terbatas akan masa kini, dan pikiran kita yang seolah-olah menerawang ke masa depan terkadang suka menipu kita. Membuat kita lemah dan memilih yang salah. Dan kita tidak akan pernah tahu sampai kita ada di bagian akhir dari cerita. Saat penyesalan sudah tidak ada gunannya lagi.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Maka bersyukurlah orang-orang yang selalu berusaha namun belum mendapat bayaran yang setimpal atas usahanya. Karena DIA sedang mempersiapkan yang terbaik untuk kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah tetap berusaha dan percaya dan menyerahkan bagian hasilnya kepada NYA dengan sepenuh hati. Niscaya pintu keajaiban akan terbuka untuk kita.</p>
<p>seperti kata pepatah :</p>
<blockquote><p><q><strong><em>GOD answer prayer in 3 ways</p>
<p>HE says “YES” &amp; gives u what u want</p>
<p>HE says “NO” &amp; gives u something better</p>
<p>HE says “WAIT” &amp; gives u the best </em></strong><br />
</q></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/answer/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kereta&#8230;.dan Cinta&#8230;</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/keretadan-cinta</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/keretadan-cinta#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 15:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/?p=704</guid>
		<description><![CDATA[Kita hanya perlu duduk diam didalamnya, pada akhirnya kita pun akan sampai di tujuan berikutnya. Dan semua yang terjadi, semua perasaan yang kita alami terlihat seperti kilasan-kilasan di jendela kereta api yang berjalan itu&#8230;
&#8212;&#8212;&#8212;-
Ya, begitulah saya memaknai hidup. Seperti berada dalam kereta yang berjalan. Semua hanya sementara, tak ada yang benar-benar abadi. Bahkan nantipun kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita hanya perlu duduk diam didalamnya, pada akhirnya kita pun akan sampai di tujuan berikutnya. Dan semua yang terjadi, semua perasaan yang kita alami terlihat seperti kilasan-kilasan di jendela kereta api yang berjalan itu&#8230;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Ya, begitulah saya memaknai hidup. Seperti berada dalam kereta yang berjalan. Semua hanya sementara, tak ada yang benar-benar abadi. Bahkan nantipun kita akan mati kan??</p>
<p>Berangkat dari satu stasiun ke stasiun lain..atau mungkin, dari satu tujuan ke tujuan lain.. Dan didalam perjalanannya yang kita lihat hanyalah kilasan-kilasan memori, untuk ditertawai, ditangisi atau bahkan di tinggalkan?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Duduk di sebelah jendela, seorang diri ke sebuah tujuan yang sudah kita tentukan sebelumnya dan membiarkan hidup membawa kita kesana. Melihat semua yang terjadi sepanjang perjalanan, dan yang kita ingat hanyalah kilasan-kilasan kenangan.</p>
<p>ahh, terkadang saya berharap akan ada yang menemani perjalanan ini..</p>
<p>&#8220;Mungkin nanti&#8221;, pikir saya.</p>
<p>Jika sudah waktunya saya dan dia bertemu di dalam kereta kehidupan yang sama, saling melirik dengan pipi yang sama merona, saya yakin tak akan ada indahnya kata yang akan bisa mengungkapkannya.</p>
<p>Berbincang mengenai segala hal. Tentang hidup. Tentang keluarga. Tentang sahabat. Tentang setiap hal yang kita lihat dan lalui, dan Tentang Cinta.. Pada akhirnya.</p>
<p>&#8212;&#8212;-</p>
<p>ohh, tenang saja.. saya tidak akan mencintainya karena saya merasa kesepian dalam perjalanan ini.. Tapi karena saya benar-benar sudah siap.. <img src='http://www.kitatentangsemua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .. Bukan merasa siap ataupun berpikir saya siap. Benar-benar siap!</p>
<p>*Tiba-tiba teringat quote dari seorang teman :</p>
<blockquote><p>&#8220;Don&#8217;t love someone because u are lonely, but only because u are ready&#8221;</p></blockquote>
<p>&#8212;&#8212;</p>
<p>(*Ahh, lagi-lagi postingan saya berakhir dengan cinta&#8230; hihi.. Maklumlah.. Ini kan februari, waktunya cinta untuk bersemi..</p>
<blockquote><p>HAPPY VALENTINE DAY untuk setiap pasangan yang berbahagia!! <img src='http://www.kitatentangsemua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<blockquote><p>Semoga cinta kalian abadi.. Dan tetap bersama sampai mencapai stasiun terakhir&#8230; <img src='http://www.kitatentangsemua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/keretadan-cinta/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lost</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/lost</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/lost#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 16:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang ada waktunya kita menghilang&#8230; Disaat semua keadaan tak memungkinkan untuk menerima keberadaan kita..
&#8212;&#8212;&#8212;
Entah apa yang ada dipikiran saya. Kacau? Emosi? Sedih? Menyesal? Hemm.. Tidak sama sekali. Saya hanya merasa tenang.. Ketenangan yang tidak nyata. Ketenangan yang saya tahu tidak akan berlangsung lama. Ketenangan yang membuat saya kuat, walaupun hanya sementara.
Saudara, Keluarga, teman, sahabat. Ahh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Terkadang ada waktunya kita menghilang&#8230; Disaat semua keadaan tak memungkinkan untuk menerima keberadaan kita..</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align: justify;">Entah apa yang ada dipikiran saya. Kacau? Emosi? Sedih? Menyesal? Hemm.. Tidak sama sekali. Saya hanya merasa tenang.. Ketenangan yang tidak nyata. Ketenangan yang saya tahu tidak akan berlangsung lama. Ketenangan yang membuat saya kuat, walaupun hanya sementara.</p>
<p style="text-align: justify;">Saudara, Keluarga, teman, sahabat. Ahh, apa masih bisa saya panggil begitu??</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang inilah yang saya takutkan dari menjalin sebuah hubungan. Kita lebih sering merasa takut untuk di sakiti, tanpa mau tahu apakah yang kita lakukan tidak akan menyakiti orang lain. Bukan berarti saya tidak perduli dengan orang lain, saya sudah berusaha, sungguh. Namun mungkin belum cukup keras, atau belum maksimal. Sehingga terkadang saya melakukan kesalahan. Kesalahan-kesalahan yang membuat orang lain tidak menyenangi saya, menjauhi saya, kesalahan yang terjadi karena kekurangan saya. Mau bagaimana lagi? saya dilahirkan dengan kekurangan ini..</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tak mampu lagi untuk meminta maaf, karena mungkin saya tak yakin. Di kedepan hari saya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Terkadang saya sendiri lupa dengan untuk selalu menjaga sikap, dan berpikir sebelum bertindak dan berkata, dan lebih baik untuk saat ini semua dibiarkan seperti ini. Jadi kedepannya, saya tidak perlu takut lagi akan bisa menyakiti kalian lagi tanpa sengaja. Dan ini permintaan maaf terakhir saya, dari lubuk hati yang terdalam.</p>
<p style="text-align: justify;">Maafkan aku,kawan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">Ya saya tahu, bahkan lebih tahu dari siapapun kalau hubungan ini sangat mustahil untuk tercipta. Tapi entah kenapa saya tetap mencoba. Saya tetap maju tanpa memikirkan dampak kedepannya. Mungkin, jika saya tidak pernah memulai, saya tidak akan sampai di titik ini. Titik dimana kamu ingin semuanya biasa-biasa saja. Titik dimana saya harus mereset kembali semua data-data program di kepala saya, dan sekarang, jujur saja, saya bingung bagaimana untuk menghidupkannya lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yaa, mungkin lebih baik untuk membiarkannya tetap mati. Dan sekarang? seterusnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku hanya berharap kamu akan baik-baik saja disana. Dan selalu mendoakan agar DIA selalu menjagamu. memberikan yang terbaik untukmu, dan tidak membuatmu menangis lagi. Karena aku tidak kuat melihat air mata itu jatuh di pipimu. Membasahi wajahmu. Terlebih lagi karena tanganku tak sampai untuk menghapus air mata itu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">Yah, disinilah waktunya. Waktu yang tepat untuk pergi sejenak. Melupakan semuanya. Mengakhiri semuanya. Dan bersiap untuk sebuah awal yang baru. Awal yang baru, dimana kita semua bisa hidup bahagia. Dimana kita semua bisa tertawa lepas, tersenyum renyah diantara hari-hari kita, walaupun tidak ada jaminan kalau kita akan saling mengenal lagi satu sama lain ataupun akan sedekat yang dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<blockquote style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Aku akan selalu mencintaimu. Bukan karena kecantikanmu, kebaikanmu, kepintaranmu, ataupun segala kelebihan dan kekurangan yang ada dalam dirimu. Tapi karena bersamamu, aku bisa menjadi diriku sendiri tanpa perlu menjadi orang lain.<br />
</em></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/lost/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>nasi campur</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/nasi-campur</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/nasi-campur#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 15:28:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/nasi-campur</guid>
		<description><![CDATA[Loving you it hurt sometimes. I am standing here you just don&#8217;t bye. I am always there you just don&#8217;t feel, or you just don&#8217;t wanna feel. Don&#8217;t wanna be hurt that way. It doesn&#8217;t mean I am givin&#8217; up. I wanna give you more, and more and more&#8230;
&#8212;&#8212;

ahh.. Terkadang saya meringis melihat diri saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align="justify"><em>Loving you it hurt sometimes. I am standing here you just don&#8217;t bye. I am always there you just don&#8217;t feel, or you just don&#8217;t wanna feel. Don&#8217;t wanna be hurt that way. It doesn&#8217;t mean I am givin&#8217; up. I wanna give you more, and more and more&#8230;</em></p>
<p align="center"><em>&#8212;&#8212;</em></p>
</blockquote>
<p align="justify">ahh.. Terkadang saya meringis melihat diri saya sendiri di depan cermin. Bukan!! bukan karena wajah saya yang cakep n tampan kata orang-orang, tapi karena saya seteres melihat betapa kucel dan kusut nya wajah ini.</p>
<p align="justify">Pejuangan hidup mulai terasa berat. Sangat berat. Dalam usia yang masih muda belia ini, saya dituntut untuk mengemban tanggung jawab yang sangat besar, sebagai mahasiswa, sebagai seorang anak, dan sebagai pekerja, ahh tak lupa sebagai seorang pria!! (anda tahu maksud saya kan??hihi)</p>
<p align="justify">Beban mental dan perasaan mulai menggerogoti liang hati saya yang paling dalam yang berpengaruh pada kinerja otak saya dan pergerakan otot saya. Jadi jangan heran kalo sewaktu-waktu tiba-tiba saya sering terdiam dan memiliki pandangan kosong.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Sebagai mahasiswa</p>
<p align="justify">cuma dua kata yang sedang saya pikirkan saat ini, dua kata yang paling menyita seluruh kuota pikiran saya : TUGAS dan UJIAN!!! </p>
<p align="justify">Sebagai anak</p>
<p align="justify">Arggghhh…yaya, saya juga harus membantu orang tua dirumah (walaupun kenyataan nya jarang dirumah). Pikiran untuk berusaha bisa membantu itu saja sudah membuat saya merasa tidak enak hati karena tidak bisa terealisasi.</p>
<p align="justify">Sebagai pekerja </p>
<p align="justify">Hahhh.. Kesan pertama selalu begitu menggoda, begitu antusias dan menyenangkan. Selang 2 bulan kemudian : Capeknya minta ampun dan tak bisa ditunda-tunda, belum lagi kalo saya sedang banyak tugas dan dekat ujian, letakkan penggorengan berisi telur ayam mentah diatas kepala saya, niscaya 10 menit kemudian anda bisa menikmati telur mata sapi.</p>
<p align="justify">Sebagai pria</p>
<p align="justify">Ini dia. Satu masalah yang paling mengganggu. Setiap hari saya selalu diganggu dengan pikiran saya yang bertanya : “Bisa gak sih kita gak jatuh cinta??” dan dijawab dengan hati saya dengan nyanyian patah hati dan gugur pahlawanku yang datang ribuan kali.</p>
<p align="justify">Saya lelah. Jujur saja. Untuk mencari seseorang yang tepat di hati, mencari orang yang bisa diajak berbagi, mencari seseorang yang selalu dinanti ketika kita sedang larut dalam kesibukan kita. Dan tentu saja, mencari seseorang yang mencintai saya apa adanya dengan segala kekurangan yang saya miliki.</p>
<p align="justify">Apa saya terlalu naif? ketika ada wanita yang mendekat saya menjauh, ketika saya mendekati wanita eh malah wanitanya yang menjauh. Cinta memang tak bisa dipaksakan kata orang.</p>
<p align="justify">(buat om-om dan tante-tante yang baca..maaf ini curhatannya remaja yang baru puber pertama..khikhikhi..)</p>
<p align="justify">Sejujurnya saya sudah tak ingin mencari lagi, dan membiarkan pikiran saya dengan kuasanya mengatakan : “Biarkan saja..jodoh ada di tangan TUHAN, tak akan lari kemana, jika sudah waktunya pasti akan datang” . Tapi entah kenapa hati saya dengan nyanyian syahdunya meniupkan angin2 nada yang menerbangkan kata-kata itu entah kemana, membuat saya terus mencari dan mencari.</p>
<p align="justify">Dan saat ini, cuma ada satu orang yang selalu mengganggu pikiran saya. yaa kamu!! Sapa lagi?!! cuma kamu.. Untuk dirimu, saya persembahkan kata2 pembuka di bagian atas tulisan saya ini, karena memang begitulah adanya.</p>
<p align="justify">Hanya saja, saya tak tahu harus maju terus ato menyerah sampai disini. Yang saya tahu pasti, kedua pilihan akan merubah saya. Ya, mungkin aku gak akan jadi aku yang kamu kenal lagi. Entahlah, kita lihat saja nanti.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p align="justify">Oiya,maaf untuk teman2 semua yang sudah berkenan mampir ke blog saya ini, maaf kalau saya belum sempat mampir balik ke sana. Tugas dan ujian yang sangat2 sudekat mengalihkan dunia saya.</p>
<p align="justify">akhir kata saya ucapkan : “terima kasih bapa, ibu, kakak, dan teman semua….”</p>
<p align="justify">*Loh????* mabuk mode: on</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/nasi-campur/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>stupid!!</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/stupid</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/stupid#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 17:31:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/stupid</guid>
		<description><![CDATA[Bodoh.
Ya saya tahu saya itu bodoh. Sejak kecil saya gak pernah jadi yang nomor satu. sejak kecil saya ini selalu nomor dua, dinomor duakan bahkan tidak dianggap. Ya saya tidak sepintar, setenar, ato sekeren kakak saya. Bahkan teman-teman saya tahu itu, guru-guru saya waktu sd tau itu. Mereka selalu membanding-bandingkan saya. Saya diam saja.
&#8212;&#8212;-
Bodoh.
Ya, saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bodoh.</p>
<p align="justify">Ya saya tahu saya itu bodoh. Sejak kecil saya gak pernah jadi yang nomor satu. sejak kecil saya ini selalu nomor dua, dinomor duakan bahkan tidak dianggap. Ya saya tidak sepintar, setenar, ato sekeren kakak saya. Bahkan teman-teman saya tahu itu, guru-guru saya waktu sd tau itu. Mereka selalu membanding-bandingkan saya. Saya diam saja.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;-</p>
<p align="justify">Bodoh.</p>
<p align="justify">Ya, saya memang bodoh. Sudah tahu materi ujian semester ini banyak dan sulit. Tapi tetep saja saya suka main-main, pemalas, dan jarang belajar. Sibuk mengurusi ini dan itu. Berharap sistem SKS bisa membantu, tapi saya tahu itu akan sulit. Pengalaman mengajarkan saya hal itu. Saya masih tak berubah.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;-</p>
<p align="justify">Bodoh.</p>
<p align="justify">ya, saya masih bodoh! akhir-akhir ini kondisi badan saya menurun drastis. dan saya tetap saja tidak menjaga kondisi, tidur pagi dan bangun pagi. Membiarkan diri terlalu larut dalam masalah yang bukan masalah. Membiarkan diri saya terbakar oleh hal-hal yang bahkan anak kecil pun tahu kalo itu bisa membuat sakit. Saya masih bermain dengan api.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Bodoh.</p>
<p align="justify">dan saya tetap bodoh, karena saya menyukai dia. Karena saya tahu, semua ini akan berujung pada rasa sakit, tapi tetap saja saya keras kepala. Tetap mencintai dia,&#160; meskipun saya tahu dia tidak mau membuka pintu hatinya kepada saya. Dan tetap saja saya berusaha, berlari mengejarnya. Padahal saya tahu dia ada di dunia yang berbeda. Dan saya masih tetap buta dalam sinaran mentari pagi.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">namun saya cukup pintar untuk tahu bahwa manusia dilahirkan untuk menjadi orang bodoh. </p>
<p align="justify">karena dengan begitu, kita tidak akan pernah belajar untuk menghormati dan menghargai orang lain.</p>
<p align="justify">Karena dengan begitu kita tidak akan pernah berhenti berusaha untuk menjadi lebih baik.</p>
<p align="justify">Karena dengan begitu, saya tidak akan punya keberanian untuk tetap berlari. Meskipun saya tahu kalo mungkin suatu saat saya harus merelakannya lagi. membiarkannya jauh lebih bahagia dengan pilihan hidupnya sendiri.</p>
<p align="justify">Yaa saya memang bodoh.. </p>
<p align="justify">dan bangga menjadi orang bodoh..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/stupid/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Salah orang</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/salah-orang</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/salah-orang#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 07:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/salah-orang</guid>
		<description><![CDATA[(Di siang yang panas, didalam toko alat-alat komputer)
Sales (S) : “Haloo, gimana??” *serasa akrab, mungkin karena saya sudah langganan disini*
aDHI (A) : “Hehehe, ini, saya mau beli hardisk baru”
S : “Loh, hardisk lagi?? kemarin udah nyari. (pas seinget saya kakak kemarin beli hardisk juga disini)
A : “iyaa,…..” *omongan terputus karena si bapak sales tiba-tiba berbicara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Di siang yang panas, didalam toko alat-alat komputer)</p>
<p>Sales (S) : “Haloo, gimana??” *serasa akrab, mungkin karena saya sudah langganan disini*</p>
<p>aDHI (A) : “Hehehe, ini, saya mau beli hardisk baru”</p>
<p>S : “Loh, hardisk lagi?? kemarin udah nyari. (pas seinget saya kakak kemarin beli hardisk juga disini)</p>
<p>A : “iyaa,…..” *omongan terputus karena si bapak sales tiba-tiba berbicara dengan pegawainya.</p>
<p>S : “Nyari yang gimana sekarang ?”</p>
<p>A: “Hemm, yang sama kyak kemarin dibeli, yang 500 Gb”</p>
<p>*Pembicaraan berikutnya tentang tawar menawar harga, dll yang membosankan*</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>S : “Tunggu bentar ya pak adhi, barangnya masih diambilin. Bentar lagi dateng kok” *eh, kok bisa tau nama saya? (ahh mungkin karena saya langganan disini)</p>
<p>A : “Oiya pak. Gak masalah”</p>
<p>Terik matahari diluar tidak terasa panasnya, berhubung di dalam sini ruangan ber –ac. (hihi, gak penting).</p>
<p>Tiba-tiba si bapak curcol tentang orang yang dikenalnya dan membuatnya jengkel. Serasa kita udah kenal deket aja. “Hemm,mungkin ni bapak emang baik kali ya dan ramah??” pikir saya.</p>
<p>S : “Kemarin saya ada nangani proyek di perusahaan X, tentang jaringan. Gimana ya… Saya heran aja,.. Kok orang yang nangani disana, gimana gitu.. jadi susah kita yang dari sini kerjanya..</p>
<p>bla … bla … bla …</p>
<p>dan yang saya lakukan : Berusaha mengerti topik pembicaraan, menanggapi seperlunya, dan tak lupa bumbu tawa dan senyum manis. Eh tampang serius juga dipasang ding. hihi..</p>
<p>Alhasil si bapak jadi cerita malah tambah panjang dan tambah lebar. Seakan-akan kita udah temen akrab aja. hihi.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Ketika barang yang saya pesan datang, si Bapak hendak pergi (karena ada urusan sepertinya) tapi masih tertahan karena cerita sama saya.</p>
<p>Setelah cerita selesai, dan saya segera melunasi pembayaran di kasir, si bapak sales hendak keluar pergi.</p>
<p>S : “Saya mau keluar dulu nih, keponakan saya kemarin melahirkan jadi ijin dulu karang, hehe”</p>
<p>A : “Owww iya iya..hahaha..Selamet ya pak..”</p>
<p>S : “Yoi”</p>
<p>S : *Sambil berjalan keluar dari pintu* “Oww iya, calon istri gimana?? Sehat??”</p>
<p>A : “Eh?”</p>
<p>*serasa ditampar* …….. dan hanya bisa diam seribu bahasa. Calon istri??? Calon istri dari hongkong!! Pacar aja saya gak punya! </p>
<p>*Serasa di timpa pohon* saya baru sadar kalo si Bapak pasti salah mengira kalo saya itu kakak saya yang seinget saya sering ke toko ini juga bersama tunangannya.</p>
<p>Jadi sedari tadi???</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Di luar sana bapak itu berbalik menunggu jawaban dari pertanyaannya. Saya bingung. Mesti jawab apa?? nasi sudah jadi bubur dan terlanjur saya makan.</p>
<p>Terpaksa saya bilang, “Owiyaa, sehat!!!!” dengan lagak belagu pura-pura gak tau.</p>
<p>Si bapak pun tersenyum dan berbalik pergi.</p>
<p>Hufff…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/salah-orang/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saya&#8230;</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/saya</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/saya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 05:29:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/saya</guid>
		<description><![CDATA[saya lelah.
Ingin sekali rasanya kabur sejenak dari semua rutinitas ini, dari semua perasaan ini. Seminggu belakangan ini, seakan-akan bayangan dari masa lalu terus mengejar derap kaki langkah saya. Dan ketidak jelasan akan masa depan, membuat saya ragu untuk melangkah lebih jauh. Sementara itu, masa kini pun tidak memberikan titik terang mengenai keberadaan saya saat ini.
Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya lelah.</p>
<p align="justify">Ingin sekali rasanya kabur sejenak dari semua rutinitas ini, dari semua perasaan ini. Seminggu belakangan ini, seakan-akan bayangan dari masa lalu terus mengejar derap kaki langkah saya. Dan ketidak jelasan akan masa depan, membuat saya ragu untuk melangkah lebih jauh. Sementara itu, masa kini pun tidak memberikan titik terang mengenai keberadaan saya saat ini.</p>
<p align="justify">Saya bingung.</p>
<p align="justify">Semua pilihan yang ada rasa-rasanya berujung dengan ketidak pastian dan rasa sakit. Seperti memakan buah simalakama kalau orang bilang. Kalau dimakan, saya masuk mulut buaya, kalau tidak dimakan saya masuk mulut macan. Dan entah saya harus tetap maju atau mundur perlahan untuk beberapa masalah. Karena kedua pilihan terlihat begitu menawarkan hasil yang menyakitkan.</p>
<p align="justify">Saya bosan.</p>
<p align="justify">Terkadang menghadapi permasalahan yang sama setiap waktu, meskipun setiap saat dan setiap masalah itu datang terasa jauh lebih berat dari sebelumnya, saya bosan. Saya merasa, saya hanya berada di satu titik sepanjang waktu dan tak pernah beranjak. Saya bosan menghadapi perasaan yang sama, saya ingin melewatinya begitu saja, melupakannya. Tapi kenapa perasaan itu tetap ada disana?</p>
<p align="justify">Saya benci.</p>
<p align="justify">Yah, saya belum berdamai dengan kebencian yang ada dalam diri saya. Terkadang saya bisa membenci seseorang sampai merasuk kedalam sumsum tulang. Rasa benci yang menumpuk sekian lama, yang hanya saya pendam untuk diri saya sendiri, yang saya coba tak hiraukan, yang membuat saya terlihat menjadi orang yang pendiam.</p>
<p align="justify">Saya marah.</p>
<p align="justify">Semarah apapun saya dengan orang lain, terkadang saya lebih marah terhadap diri saya sendiri. Karena terlalu sering membiarkan diri saya terluka oleh masalah-masalah kecil. Karena saya tidak bisa melakukan apa yang ingin saya lakukan. Karena saya terlalu lemah, dan karena saya terkadang menjadi si bodoh yang egois dan sombong.</p>
<p align="justify">Saya kesepian.</p>
<p align="justify">Dengan semua perasaan melankolis yang saya miliki, dengan kesendirian yang terlalu lama menjadi sahabat saya, dan pintu hati yang tertutup dan terkunci dengan kunci yang telah lama hilang. Terkadang saya merasa sendiri di antara keramaian tawa. Terkadang saya merasa berada di dunia yang berbeda dengan semua orang, yang membuat saya terkadang merasa gila.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p align="justify">Dan sekian banyak saya lain yang tak bisa di jelaskan dengan kata-kata. Saya bukanlah manusia sempurna yang tak bisa merasa. Saya hanya manusia biasa yang hidup apa adanya, serba berkecukupan, cukup makan, cukup minum, cukup sayang cukup cinta. </p>
<p align="justify">Tapi kenapa saya tak pernah merasa puas???</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/saya/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>CICAK!!</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/cicak</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/cicak#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 06:59:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/cicak</guid>
		<description><![CDATA[Cicak, binatang kecil, imut, lucu nan menggemaskan. 
Suatu malam ketika saya sedang konsen-konsen nya menghapalkan materi ujian untuk keesokan harinya, tiba-tiba hape saya berdering merdu. Sebuah SMS nampak di layar muka, menutupi foto wajah saya yang tampan yang saya gunakan sebagai wallpaper. *tiba-tiba hidung berdarah*
Dan betapa kagetnya saya, ketika SMS itu berasal dari salah seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cicak, binatang kecil, imut, lucu nan menggemaskan. </p>
<p align="justify">Suatu malam ketika saya sedang konsen-konsen nya menghapalkan materi ujian untuk keesokan harinya, tiba-tiba hape saya berdering merdu. Sebuah SMS nampak di layar muka, menutupi foto wajah saya yang tampan yang saya gunakan sebagai wallpaper. *tiba-tiba hidung berdarah*</p>
<p align="justify">Dan betapa kagetnya saya, ketika SMS itu berasal dari salah seorang sahabat saya dan dengan gawatnya dia berkata : “ADHI!! dirumah ku ada cicak kaki tiga lohh!!!”</p>
<p align="justify">“Paling abis berantem dengan temennya…” Saya menjawab asal *sambil sibuk menghapal*.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Dan beginilah perdebatan itu terus berlanjut :</p>
<p align="justify">“Mana yee! Orang gak ada yang berdarah, lagian biasanya kalo yang berantem kan biasanya yang putus ekornya” masih tetep ngotot.</p>
<p align="justify">“Wah foto nae! besok liatin aku!” Jadi ikut penasaran saya baca balesan yang menggebu-gebu begitu.</p>
<p align="justify">“Gaapapa ya? takut aku nok.. Takutnya ntar yang keluar difoto hasilnya lain lagi.. Hii serem!!” *sepertinya anak ini terlalu banyak menonton film horor* sigh…</p>
<p align="justify">“Bihh..jeg gawat kalii!! gapapa!!”</p>
<p align="justify">“Udah”</p>
<p align="justify">“Gimana? Berubah gak hasilnya?”</p>
<p align="justify">“Ngga sih”</p>
<p align="justify">“Hahaha..makanya jangan takut duluan ahh. Besok liatin ke aku jangan lupa!”</p>
<p align="justify">“Yaa tapi ngambilnya agak jauh, tapi udah aku zoom kok.. Soalnya tempatnya tinggi! Tadi aja waktu ngambil pake naik kursi dulu..haha”</p>
<p align="justify">“Widiih sekalian kursinya tumpuk 2 biar lebih deket, kalo di zoom gak jelas ahh” *Seakan-akan lupa dengan badannya yang seperti kingkong* haha</p>
<p align="justify">“Bussett dah ya! jangan serakah! ntar kualat ama cicaknya! Tapi aku kasian ngeliat cicaknya dari tadi sore sampe sekarang dia disitu terus dan gak berubah posisi! Apa karena dia susah jalan ya??” *Hee???*</p>
<p align="justify">“Busseet!!! itu cecaknya udah mati dudul!!haha..ckck, coba aja kamu deketin pake tangan, pasti gak gerak. Emang karena berantem tu kali! kalo gak mati baru emang bener kaki 3”</p>
<p align="justify">“Kalo mati gak mungkin dia masih nempel gitu dhi!! Kamu nie kayak gak pernah liat cicak mati aja!!” *Eh ini malah ngatain saya gak pernah liat cicak mati* “Kasian tau! Tadi aku liat dia dari deket emang gak ada sisa berantem sama sekali gak ada darah ato luka” </p>
<p align="justify">“Buuk! cicak itu emang bisa nempel di dinding, jadi kalo mati ya emang kadang2 gak lepas..gimana sih?? ya tunggu aja.. nanti pasti berubah warna jadi biru item2 gitu.. Yaiyalah gak ada! ngeliatnya dari jauh” *motonya aja mesti naik kursi*</p>
<p align="justify">“Berani taruhan cicaknya masih idup!!”</p>
<p align="justify">“yaudah kamu mau taruhan berapa?”</p>
<p align="justify">“hehe serius dia nok!!pokoknya cecaknya masih idup!!”</p>
<p align="justify">“taruhan ayook!!”</p>
<p align="justify">“Gak jadi taruhan!! pokoknya cecaknya masih idup!!!”</p>
<p align="justify">“Ckckck,,bandel, ada sapu lidi gak sana,,coba kamu ganggu pake itu..kalo gak pergi berarti mati”</p>
<p align="justify">“Aku takut dhi, soalnya cicaknya beda! warnanya aja gak kayak cicak biasa dan agak gelap!” *GUBBRAKK* “Dan setau aku kalo cicak nya berantem itu yang putus ekornya, Ntar kalo aku isengin aku takut kualat! takur ahh..liat besok aja..kalo dia ilang ato berubah posisi berarti emang cicak kaki 3” </p>
<p align="justify">&gt;,&lt;! Rasanya tadi saya udah bilang kan kalo cicak mati warnanya jadi biru keiteman???</p>
<p align="justify">“udah item???YAA ITU UDAH MATI!! kayak nya kamu nih yang gak pernah liat cecak mati..haha..dasar kingkong. Di hutan gak ada cecak sih.”</p>
<p align="justify">“Orang ini nok! Ngejek aja dari tadi ! Aku tahu gimana kalo cicak mati! jangan remehkan aku deh!!”</p>
<p align="justify">“terus setaumu gimana kalo cecak mati?”</p>
<p align="justify">“Pokoknya kalo cicak mati itu bau trus ga ada yang namanya cicak mati tapi masih nempel di tembok, apalagi kalo temboknya tinggi, pasti jatuh! Kecuali kalo kejepit pintu baru nempel…….”</p>
<p align="justify">“………..”</p>
<p align="justify">*Sisa percakapan dihilangkan karena si empunya cicak masih ngotot dan percakapan berujung pada hal yang tidak relevan*</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Keesokan paginya…..Begitu ujian berakhir….</p>
<p align="justify">“Gimana?? Cicaknya udah pergi??” </p>
<p align="justify">“Belum lho..Kasian banget cicaknya gak bisa gerak dia..”</p>
<p align="justify">&gt;,&lt;! *langsung berlalu pergi sambil geleng2 kepala*</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p align="justify">Dan di malam hari nya, disaat saya sedang sibuk-sibuk nya menghapal untuk ujian berikutnya. (Maklum lah, anak rajin gitu!) hihi. Terdapat perbedaan tipis sebenernya antara rajin dengan sistem belajar SKS(sistem kebut semalam) <img src='http://www.kitatentangsemua.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Sms itu datang lagi, Dan tentu saja dari orang yang sama.</p>
<p align="justify">“Dhi, kayaknya cicaknya udah mati deh.. Tapi kok gak jatuh-jatuh ya dia??”</p>
<p align="justify">&gt;,&lt;!</p>
<p align="justify">“Itu Cicaknya masih idup kok! Dia lagi tiduran aja mungkin di atap rumahmu….” </p>
<p align="justify">*matiin hape – lanjut belajar!*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/cicak/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>friendship</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/friendship-2</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/friendship-2#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 09:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[photography]]></category>

		<category><![CDATA[short story]]></category>

		<category><![CDATA[friendship]]></category>

		<category><![CDATA[khalil gibran]]></category>

		<category><![CDATA[photoblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/friendship-2</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
Friendship isn’t how you forget, but how you forgive
not how you listen, but how you understand
not how you see, but how you feel
not how you let go, but how you hold on
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kitatentangsemua.com/wp-content/uploads/2009/10/yeahh.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="yeahh" border="0" alt="yeahh" src="http://www.kitatentangsemua.com/wp-content/uploads/2009/10/yeahh-thumb.jpg" width="442" height="230" /></a>&#160;</p>
<p align="center">Friendship isn’t how you forget, but how you forgive</p>
<p align="center">not how you listen, but how you understand</p>
<p align="center">not how you see, but how you feel</p>
<p align="center">not how you let go, but how you hold on</p>
<p align="center">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p align="center">Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mu mencari kedamaian.</p>
<p align="center">Bila dia berbicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”. Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam&#160; persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dibagi, dengan kegembiraan tiada terkirakan. Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;    <br />Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kan nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.</p>
<p align="center">Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan. Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan : hanya menangkap yang tiada diharapkan.</p>
<p align="center">Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu. Gerangan apa sahabat itu jika&#160; kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?    <br />Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu! Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu. Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berbagi kegembiraan.. Karena dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.</p>
<p align="center">&#160;</p>
<p align="center">
<p align="center">oleh khalil gibran</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/friendship-2/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika melihat jauh kedepan ituu…</title>
		<link>http://www.kitatentangsemua.com/ketika-melihat-jauh-kedepan-ituu</link>
		<comments>http://www.kitatentangsemua.com/ketika-melihat-jauh-kedepan-ituu#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 08:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kita-kita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[belajar nulis]]></category>

		<category><![CDATA[photography]]></category>

		<category><![CDATA[short story]]></category>

		<category><![CDATA[future]]></category>

		<category><![CDATA[married]]></category>

		<category><![CDATA[memories]]></category>

		<category><![CDATA[photoblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kitatentangsemua.com/ketika-melihat-jauh-kedepan-ituu</guid>
		<description><![CDATA[ 
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;
Ketika muda, kita bahagia. 
Kau dengan kecantikan mu, kelembutanmu, kepintaranmu.
Aku dengan ketampananku, kebaikanku, serta kedewasaanku.
Kita pasangan yang berbahagia. Menemukan cinta ditengah galaunya hati masa muda.
Berjanji sehidup semati, dalam suka dan duka.
&#8212;&#8212;&#8212;
Lalu datang lah saat dimana kita mengikat janji abadi.
Dibawah sinar rembulan yang membisu, disaksikan oleh puluhan tatap mata.
Merajut sebuah harapan, akan hari esok yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kitatentangsemua.com/wp-content/uploads/2009/10/haha2.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="haha (2)" border="0" alt="haha (2)" src="http://www.kitatentangsemua.com/wp-content/uploads/2009/10/haha2-thumb.jpg" width="339" height="236" /></a> </p>
<p align="center">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Ketika muda, kita bahagia. </p>
<p align="justify">Kau dengan kecantikan mu, kelembutanmu, kepintaranmu.</p>
<p align="justify">Aku dengan ketampananku, kebaikanku, serta kedewasaanku.</p>
<p align="justify">Kita pasangan yang berbahagia. Menemukan cinta ditengah galaunya hati masa muda.</p>
<p align="justify">Berjanji sehidup semati, dalam suka dan duka.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Lalu datang lah saat dimana kita mengikat janji abadi.</p>
<p align="justify">Dibawah sinar rembulan yang membisu, disaksikan oleh puluhan tatap mata.</p>
<p align="justify">Merajut sebuah harapan, akan hari esok yang lebih cerah.</p>
<p align="justify">Karena kita tahu akan kita lalui bersama.</p>
<p align="justify">Dan seiring berjalan nya waktu, tanpa kita sadari, hidup kita telah berubah.</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p align="justify">Jerit suara tangis bayi yang membangunkan kita di tengah malam.</p>
<p align="justify">Jerit suara tangis bayi yang meminta makan dan meminta susu.</p>
<p align="justify">Aku yang terlalu lelah datang dari bekerja.</p>
<p align="justify">Dan kau yang terlalu lelah menjaga mereka seharian.</p>
<p align="justify">Apakah kita masih akan saling pengertian?</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p align="justify">Beribu macam godaan. Beratus-ratus tantangan.</p>
<p align="justify">Aku tidak lagi aku yang dulu, </p>
<p align="justify">tidak setampan dahulu, tidak sebaik dahulu, dan hidup jauh lebih keras.</p>
<p align="justify">Dan kau juga tidak semenarik dahulu,</p>
<p align="justify">tidak secantik dahulu, tidak sepintar dahulu, ataupun selembut dulu.</p>
<p align="justify">Hidup telah merubah kita,</p>
<p align="justify">Akankah kita masih akan saling menjaga?</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p align="justify">Dan jika ternyata hidup tidak berjalan sesuai yang kita inginkan.</p>
<p align="justify">Ketika Banyak keinginan kita yang tidak terpenuhi.</p>
<p align="justify">Ketika kesusahan dan kemelaratan datang menerpa.</p>
<p align="justify">Ketika salah satu dari kita terhanyut oleh godaan.</p>
<p align="justify">Apakah kita masih akan saling mencintai?</p>
<p align="justify">Apakah kita masih akan mengingat pernah mengucap janji setia,</p>
<p align="justify">sehidup semati dibawah sinaran rembulan malam itu?</p>
<p align="justify">Ato sekedar mengingat kebahagiaan masa muda kita?</p>
<p align="justify">Ketika aku selalu mengucapkan “aku cinta padamu” 3 kali sehari.</p>
<p align="justify">dan kau mengecup keningku dikala sedihku.</p>
<p align="justify">Ingatkah kita?</p>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p align="justify">&#160;</p>
<p align="justify">*foto diatas hanya ilustrasi, bukan bagian dari cerita*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kitatentangsemua.com/ketika-melihat-jauh-kedepan-ituu/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Code -->
